Catatan Singkat: Teknologi Deteksi Kerusakan dan Kesehatan Pohon

Teknologi Deteksi Kerusakan dan Kesehatan Pohon

  • Oleh: Dr. Lina Karlinasari, S.Hut.MSc.F.
  • Divisi Rekayasa dan Desain Bangunan Kayu, Departemen Hasil Hutan, Fakultas Kehutanan IPB

Sonic TomographyPohon mememiliki peranan yang sangat penting bagi makhluk hidup. Minimal ada ada 5 (lima) fungsi pohon yaitu untuk perbaikan iklim (climate amelioration), rekayasa lingkungan (engineering uses), produksi kayu dan non kayu, fungsi arsitektur, dan fungsi keindahan/estetika. Evaluasi kondisi pohon dilakukan dalam rangka mengetahui kesehatan atau kerusakan pohon, mempertahankan keberadaan pohon, mengantisipasi tumbang atau robohnya pohon, serta dapat digunakan untuk menduga sifat kekuatan kayu dalam pohon. Evaluasi kondisi pohon dapat dilakukan dengan 2 (dua) cara yaitu: 1). secara visual, dan 2) pemanfaatan teknologi. Evaluasi visual merupakan kegiatan dasar, paling sederhana, dan paling umum dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan, kerusakan, dan kebugaran pohon. Evaluasi ini diarahkan untuk mengetahui dan menilai tanda (sign) serta gejala (sympton) yang ada pohon. Evaluasi visual dilakukan terhadap seluruh bagian pohon mulai dari kondisi perakaran, batang utama, percabangan, daun, serta tajuk; termasuk melakukan evaluasi terhadap kondisi lingkungan sekitar tempat tumbuhnya pohon. Evaluasi visual memiliki keterbatasan antara lain tidak dapat menduga kondisi bagian dalam batang pohon yang sebenarnya pada beberapa kasus. Pemanfaatan teknologi dilakukan dengan cara pengujian tidak merusak (nondestructive testing/evaluation, NDT/NDE). Teknologi NDT yang umum dilakukan untuk mendeteksi kondisi pohon adalah yang berbasis kecepatan rambatan gelombang suara (akustik) dan ketahanan pengeboran (drilling resistance). Prinsip teknologi berbasis akustik adalah dirambatkannya gelombang suara ke dalam suatu bahan, dimana suara akan merambat lebih cepat melalui kayu solid (utuh) dibandingkan dengan kayu busuk atau retak. Teknologi yang berkembang saat ini adalah teknologi akustik tomografi atau dikenal dengan sonic tomography. Sonic Tomography digunakan untuk mengetahui kondisi bagian dalam pohon berdasarkan citra (image) warna yang dihasilkan dari matriks kecepatan gelombang suara yang merambat di bagian dalam kayu. Contoh Hasil Tomograph

Teknologi drilling resistance berguna untuk menampilkan perubahan kepadatan kayu terkait dengan adanya kerusakan pada bagian dalam kayu. Perubahan amplitudo pada grafik di alat menunjukkan variasi kepadatan kayu akibat adanya pembusukan dan retak pada bagian dalam pohon. Penggunaan teknologi NDT direkomendasikan untuk menduga kondisi internal pohon yang seringkali pada evaluasi visual tidak terdeteksi kerusakan bagian dalam pohonnya.

-o0o-

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published.